Beberapa Istilah Selular

September 9, 2006

Handphone''
Premium Call
Premium call, artinya menggunakan nomor premium yang memiliki trarif lebih mahal dari nomor biasa. Untuk memiliki nomor ini, Anda harus mengajukannya ke Telkom. Jika menggunakan premium call, maka ada sebuah alat tambahan yang dinamakan IVR. Alat ini dipasang untuk mengaktifkan suara yang digunakan sebagai pengganti operator. Alat ini dipasangkan ke sebuah server untuk memproses data yang diterimanya.
Setelah data diterima dan diproses, maka server akan meneruskan datanya ke sebuah SMS gateway. Kemudian SMS gateway akan mengirim pemberitahuan pada nomor yang diinginkan dengan SMS. Melalui SMS inilah, seseorang dengan nomor yang dituju dapat mengikuti instruksi men-download, baik ringtone maupun gambar.

Premium SMS
Sama halnya dengan premium call, tarif SMS dengan premium SMS juga akan lebih mahal dari tarif SMS biasa. Bedanya jika pada premium call, penyedia jasa meminta nomor pada Telkom, maka pada premium SMS, seorang penyedia jasa harus meminta nomor pada operator telepon. Bila ingin mendapatkan nomor yang sama, itu tandanya si penyedia jasa harus memeriksa nomor yang diinginkan ke operator. Sebab bisa saja pada oparator yang lain nomor sudah dipergunakan. Biasanya premium SMS ini menggunakan empat digit angka.
Meminta nomor premium tidak semudah yang dibayangkan. Biasanya setiap operator harus mengetahui terlebih dahulu, seberapa perlunya nomor tersebut. Jika tidak akan terlalu banyak yang akan menggunakan nomor tersebut, maka nomor tersebut tidak akan diberikan. Dan status nomor ini juga akan terus di-review setiap jangka waktu tertentu, untuk melihat kelanjutannya. Jika dianggap menurun, maka ada kemungkinan nomor ini akan dihentikan. Nilai quota yang yang cukup besar dari SMS premium inilah yang menjadikan penggunanya tidak terbatas pada satu kegiatan saja. Untuk satu nomor premium SMS dapat digunakan untuk banyak keperluan.

Direct SMS (Menggunakan Token)
Yang disebut dengan direct SMS adalah menggunakan nomor GSM biasa. Biasanya dengan cara ini seseorang yang akan men-download harus membeli token terlebih dahulu. Sebab ketika ia mengirim SMS, maka biaya pengirimannya akan bertarif sama dengan SMS biasa. Biaya kontennya sendiri akan dibebani pada nilai token yang dibelinya.
Ketiga cara di atas masing-masing membutuhkan sistem SMS gateway yang sangat mirip, terlebih lagi untuk proses pengiriman data (ringtone atau gambar) yang sifatnya harus melalui SMS. Namun untuk ketiganya masing-masing memiliki sistem billing yang sangat berbeda. Sedangkan untuk ringtone dan gambarnya sendiri dapat dibuat dengan software-software pembuat ringtone dan gambar yang kini juga telah banyak beredar di Internet.
Sayangnya bisnis ini sudah mulai ditinggalkan, mengingat teknologi ponsel sendiri telah semakin maju. Tidak hanya kita dapat membuat sendiri ringtone dengan fitur composer yang disediakan oleh beberapa ponsel, namun juga dengan kehadiran komunikasi data yang semakin tanpa batas. Membuat setiap pemilik ponsel dapat dengan bebas bertukar ringtone atau gambar tanpa harus men-download. Bahkan dengan kehadiran fitur-fitur seperti infrared, Bluetooth, dan kabel data, membuat para pengguna ponsel tidak hanya menginteraksikan ponselnya dengan sesama pemilik ponsel, namun juga dengan komputer yang tentu saja dapat melakukan lebih banyak lagi.

Source : pcmedia

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://fajarzebua.blogsome.com/2006/09/09/beberapa-istilah-selular/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.